• Bank

    Perbankan Syariah Masih Menunggu Kepastian PSAK 113

    Bisnis.com, JAKARTA — Dewan Standar Akuntansi Keuangan Syariah Ikatan Akuntan Indonesia (DSAS IAI) masih merampungkan standar PSAK 113 tentang Penurunan Nilai Aset Keuangan.

    Jika Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 71 kini sudah mulai berjalan per 1 Januari 2020, maka PSAK 113 masih dalam penyusunan tahap I dengan total tiga tahapan. PSAK 113 akan mengatur tentang metodologi penurunan nilai atas aset-aset keuangan yang timbul dari transaksi berbasis syariah.

    Dalam publikasi IAI, penyusunan standar tersebut melibatkan perwakilan industri, regulator, dan perwakilan DSN-MUI dalam working group yang diinisiasi oleh IAI. Dalam penyusunan standar tersebut akan memperhatikan dampak penerapan standar tersebut terhadap kinerja keuangan, seperti bank syariah karena akan berpengaruh terhadap rasio kecukupan modal bank syariah.

  • Bank

    Jangan Samakan Bank Syariah dengan Bank Konvensional

    Bisnis.com JAKARTA – Pelaku industri perbankan syariah mengeluhkan kecenderungan masyarakat yang masih sering menyamakan bank syariah dengan bank konvensional.

    Direktur Utama Bank Bukopin Syariah Saidi Mulia Lubis menuturkan masyarakat harusnya mempelajari risiko-risiko yang pelaku perbankan syariah tanggung, serta ikut berperan aktif dalam pengembangannya.

    “Ya sayangnya memang masih banyak nasabah yang hanya mempertimbangkan suku bunga saja,” katanya, dalam forum masyarakat ekonomi syariah (9/5/2019).

    Dalam hal pengambilan pembiayaan, dia menuturkan masyarakat menganggap pembiayaan syariah dan kredit perbankan syariah sama.

    Mereka lebih cenderung mengharapkan pembiayaan yang berbunga rendah tanpa melihat produk perbankan syariah lebih detail

    “Padahal, penyaluran pembiayaan kami berbeda. Angsuran kami tetap, dan tidak berubah meski suku bunga abuan naik turun. Di situ artinya kami menanggung risiko,” jelasnya

    Dari sisi simpanan, masyarakat juga cenderung berharap imbal hasil yang diberikan lebih besar ketimbang bank konvensional.

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image