• Makro

    Sri Mulyani beberkan langkah strategis untuk mendorong ekonomi pada 2021

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan langkah-langkah strategis pemerintah di tahun ini, seperti Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan terbentuknya institusi-institusi, seperti Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Indonesia Investment Authority (INA), akan menjadi instrumen yang mendukung pemulihan ekonomi pada tahun 2021.

    “Berbagai instrumen ini akan mampu menjadi pelengkap upaya kita di dalam mendorong pemulihan ekonomi, dengan tetap meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian,” kata Sri Mulyuani dalam 11th Kompas100 CEO Forum, Kamis (21/1).

  • Berita

    Di Kondisi Krisis, Menkeu Minta Auditor Pemerintah Kawal Belanja Tanpa Kompromi

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pandemi Covid-19 menjadi game changer atau pengubah permainan, termasuk dalam mengelola anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

    Pemerintah harus merombak ulang alokasi APBN untuk pemulihan ekonomi. Dari belanja sebesar Rp2.750 triliun, Rp695,2 triliun untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

    Dengan anggaran yang besar itu, Sri Mulyani meminta agar Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) untuk menjaga agar tidak diselewengkan atau salah sasaran.

  • Makro

    Menkeu Sri Mulyani: Penerimaan negara tahun ini bisa turun 15%

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan penerimaan negara di tahun ini bisa turun hingga 15%. Proyeksi ini sejalan dengan pelemahan ekonomi dalam negeri pada tahun 2020 yang terdampak pandemi virus corona.

    Artinya, bila mengacu target penerimaan negara dalam Perpres 72/2020 maka diperkirakan di akhir tahun ini hanya akan terkumpul Rp 1.445 triliun. Jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan negara 2019 sebesar Rp 1.957,2 triliun, proyeksi Menkeu itu bahkan minus 26,17%.

    Lebih lanjut, Sri Mulyani menyampaikan dari sisi penerimaan pajak sampai dengan tanggal 23 Desember 2020 sebesar Rp 1.019,56 triliun setara 85,05% dari target Rp 1.198,8 triliun. Menkeu bilang, meski dalam tren penurunan, namun pihaknya akan tetap berusaha mengejar penerimaan pajak dengan optimalisasi kinerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

  • Pajak

    Sri Mulyani Bilang Banyak Orang Indonesia Anggap Pajak Identik dengan Penjajahan

    Bisnis.com, JAKARTA – Banyak masyarakat Indonesia yang masih menganggap membayar pajak bukan kewajiban, dan bahkan menganggapnya sebagai beban dari negara.

    Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam seminar perpajakan, Kamis (3/12/2020)

    “Bahkan masih ada sebagian masyarakat kita yang menganggap pajak itu identik dengan penjajahan. Ini adalah salah satu dari tantangan-tantangan kita,” kata Sri Mulyani dalam acara tersebut.

  • Pajak

    Sri Mulyani sebut pajak harus mengikuti perkembangan teknologi

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Perkembangan teknologi membuat sebagian aktivitas ekonomi berpaling ke ranah digital. Agar Indonesia tetap mendapatkan haknya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pajak sebagai instrument fiskal harus bisa beradaptasi.

    Makanya di tahun ini, sebagaimana Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 yang melaksanakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2020 yang bertujuan memberikan stimulus fiskal dalam rangka penangan dampak yang ditimbulkan pandemic Covid-19, telah menjadi payung hukum pajak digital.

  • Makro

    Sri Mulyani Dukung Pelonggaran Utang Negara Terdampak Pandemi

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendukung inisiasi perpanjangan periode pembayaran utang melalui program Debt Service Suspension Initiative (DSSI) yang dibahas dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu negara-negara yang paling rentan terdampak pandemi covid-19.

    “Kami juga mendorong G20 melalui semangat multilateralisme dapat memperluas dukungan kepada negara-negara rentan,” kata Sri Mulyani pada acara The 5th G20 Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting dikutip dari keterangan resminya Minggu (22/11).

    Sri Mulyani menuturkan Indonesia menyambut baik semua lembaga multilateral yang memberikan dukungan, baik dalam kerangka mikroekonomi, pembiayaan vaksin, maupun pada infrastructure green financing terkait kepedulian terhadap perubahan iklim.

  • Makro

    Realisasi Pembiayaan Utang Semester I 2020 Tembus Rp421 T

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Menteri Keuangan Sri Mulyani mencatat realisasi pembiayaan utang sepanjang semester I 2020 mencapai Rp421,5 triliun yang terdiri dari penerbitan SBN (neto) Rp430,4 triliun dan pinjaman (neto) negatif Rp8,9 triliun.

    Kebijakan pembiayaan utang tersebut sejalan dengan pelebaran defisit dan kebutuhan pendanaan Program Pemulihan Ekonomi (PEN) yang berada di kisaran 6,34 persen terhadap PDB sesuai Perpres 72/2020.

    “Kami berharap Indonesia tetap bisa menjaga kredibilitas kebijakan sehingga kita bisa mendapatkan confident dan penurunan yield yang kami issued di dalam penangan Covid yang membutuhkan defisit jauh lebih besar yakni 6,34 persen,” ucap Sri Mulyani di Badan Anggaran DPR, Kamis (9/7).

  • Berita

    Ternyata Pemerintah Sudah Siapkan Anggaran Lockdown, Ini Skenarionya

    Bisnis.com, JAKARTA – Kendati belum menerapkan lockdown atau karantina wilayah, pemerintah mengaku telah menyiapkan anggaran jika skenario penutupan wilayah parsial atau seluruhnya tersebut.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan pihaknya akan memfasilitasi kebijakan lockdown jika Badan Nasional Penanggulagan Bencana (BNPB) telah menetapkan skenario terburuk tersebut.

    “Pasti disiapkan [anggarannya], jika BNPB memutuskan isolasi,” tegas Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita yang dilakukan melalui video konferensi, Rabu (18/3/2020).

    Menurutnya, pemerintah akan membantu menjaga pertumbuhan ekonomi yang akan terdampak jika terjadi lockdown. Namun, pemerintah saat ini lebih memilih untuk menyiapkan pusat penampungan untuk isolasi massal ketimbang lockdown dalam rangka menahan laju penularan Covid-19.

  • Makro

    Sri Mulyani Ramal Defisit Anggaran 2020 Melebar dari Target

    Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 melebar dari target yang ditetapkan sebesar 1,76 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini terjadi karena pemerintah banyak mengeluarkan insentif di tengah ketidakpastian global.

    Sri Mulyani menuturkan ketidakpastian global tahun ini salah satunya karena penyebaran virus corona. Wabah itu akan mempengaruhi ekonomi China yang diprediksi berpengaruh negatif terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.

    “Jadi kalau situasi ekonominya turun, di mana penerimaan pajak juga akan melemah, memang harus tahu diri, untuk meningkatkan defisitnya,” kata Sri Mulyani, Rabu (26/2).

    Ia bilang jika pemerintah menahan belanja di tengah perlambatan ekonomi global seperti sekarang, dampaknya semakin buruk terhadap ekonomi domestik. Karenanya, insentif dikucurkan demi menarik daya beli dan menyelamatkan perekonomian dalam negeri.

  • Makro

    Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Alami ‘Kelainan’

    Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2019 mengalami anomali atau kelainan. Anomali yang terjadi cenderung ke arah positif.

    Pasalnya, dengan anomali tersebut, di tengah kondisi ekonomi global yang sedang lesu, Indonesia  justru mampu mempertahankan pertumbuhan di kisaran 5 persen. Badan Pusat Stastistik (BPS) mencatat ekonomi dalam negeri  tumbuh 5,02 persen pada sepanjang 2019 kemarin.

    Realisasi pertumbuhan itu melambat dibandingkan 2018 yang masih bisa 5,17 persen.

    “Cerita atau kisah dari Indonesia ini adalah anomali dari gambaran global. Karena, pertumbuhan ekonomi kita mencatatkan angka 5 persen. Ini historis bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia sendiri,” katanya, Rabu (5/2).

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image