• Bank

    Perbankan bidik pelapak daring

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Melesatnya transaksi daring bikin perbankan tak mau ketinggalan ambil bagian. Kini sejumlah bank juga mulai membidik pelapak yang menjajakan barang maupun jasa di pasar daring alias marketplace.

    Bukalapak misalnya jadi salah satu pasar daring yang menawarkan pnjaman modal bagi para pelapaknya dengan tajuk BukaModal sejak September 2018.

    Sementara dari catatan Kontan.co.id hingga September 2019 lalu BukaModal telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp 25 miliar kepada lebih dari 2.000 pelapak daring.

    “Saat ini setidaknya ada 5 juta pelapak yang bergabung di Bukalapak. Dari jumlah pelapak tersebut juga ada kriteris yang bias menerima pinjaman, misalnya sudah berapa lama melapak? Bagaimana transaksinya, kalau bagus ini yang kami teruskan ke mitra yang memberikan pendanaan,” kata CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin di Jakarta, Senin (10/2).

  • Pajak

    Kuatkan Desentralisasi Fiskal, Akankan UU Pajak Daerah Direvisi?

    Bisnis.com, JAKARTA – Selain penguatan kualitas SDM untuk menghasilkan SDM yang sehat, cerdas, dan terampil, salah satu dari tema lain dalam kebijakan fiskal 2020 adalah penguatan kualitas desentralisasi fiskal dalam rangka mendorong kemandirian daerah.

    Meski demikian, nampaknya UU No. 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah nampaknya belum akan direvisi dalam waktu dekat.

    Direktur Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan Astera Primanto Bhakti mengatakan hal tersebut merupakan salah satu prioritas yang hendak diproses dengan melihat dinamika yang ada sekarang.

    Namun, Astera menekankan bahwa yang terpenting dari revisi tersebut adalah masalah tata cara perpajakan yang menurutnya setiap daerah memerlukan standar yang sama.

    Selain itu, dirinya juga menyoroti bahwa hingga saat ini masih banyak daerah yang memiliki masalah terkait dengan kemampuan mereka mengumpulkan pajak.

  • Berita

    Forbes Sebut Ekonomi Digital Bisa Sulap Indonesia Jadi Macan Asia

    Bisnis.com, JAKARTA — Pertumbuhan ekonomi digital yang pesat diyakini dapat membuat Indonesia menjadi macan Asia.

    Hal itu disampaikan Elad Natanson, kontributor Forbes dan salah satu pendiri platform distribusi dan monetisasi aplikasi Appnext. Dalam artikelnya di Forbes, yang dikutip Bisnis, Minggu (26/5/2019), dia mengatakan dalam beberapa dekade terakhir, Hong Kong, Singapura, Korea Selatan (Korsel), dan Taiwan sudah menjelma menjadi macan di Asia.

    Negara-negara itu mendapat sokongan dari perkembangan industri, perdagangan, dan finansial yang pesat. Bahkan, Hong Kong dan Singapura berhasil menjadi dua hub finansial dunia sedangkan Korsel dan Taiwan unggul di bidang industri.

    Dalam kasus Indonesia, ekonomi digital diproyeksi mampu menyulap negara ini untuk sejajar dengan empat negara tadi. Apalagi, Indonesia sudah punya beberapa unicorn, seperti Tokopedia, Traveloka, dan Go-Jek.

  • Finansial

    Rilis Data Inflasi akan Pengaruhi Pergerakan IHSG

    Jakarta, CNN Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergantung pada rilis data inflasi April 2019 yang akan dirilis Kamis (2/5) ini. Pelaku pasar akan menjadikan salah satu data makro ekonomi itu sebagai landasan dalam melakukan transaksi beli di pasar saham.

    Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan memaparkan ketertarikan pelaku pasar dalam melakukan aksi beli juga bergantung dari pernyataan The Fed terkait arah kebijakan moneternya. Dengan demikian, laju IHSG hari ini akan diwarnai berbagai sentimen dari dalam dan luar negeri.

    “Pergerakan akan dipengaruhi pernyataan FOMC (Federal Open Market Committee) dan data inflasi Indonesia untuk April 2019,” kata Dennies seperti dikutip dari risetnya, Kamis (2/5).

    Dari sisi teknikal, Dennies memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya. Namun, penguatan tersebut belum akan tembus ke area 6.500.

  • Makro

    Indef Sebut ‘One Single Submission’ Hambat Investasi Asing

    Jakarta, CNN Indonesia — Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai ketidaksiapan layanan sistem perizinan usaha terintegrasi secara elektronik (online single submission/OSS) justru menjadi salah satu penyebab perlambatan pertumbuhan investasi asing.

    Sebagai informasi, pemerintah meluncurkan OSS dengan tujuan untuk mempermudah investor berinvestasi di Indonesia. Di sisi lain, Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang tahun lalu anjlok 8,8 persen dari Rp430,5 triliun menjadi Rp392,7 triliun.

    Peneliti Indef Ariyo DP Irhamna mengungkapkan investasi asing tahun sebelumnya justru mencatatkan pertumbuhan signifikan. Sebut saja di tahun 2017, dimana investasi asing mampu tumbuh 8,5 persen mencapai Rp430,5 triliun. Pencapaian itu tercatat melebihi target yang dipatok pemerintah sebesar Rp429 triliun, atau setara 100,3 persen dari target.

    “Masuk 2018 pada kuartal I turun sedikit, kuartal II turun drastis, dan kuartal III makin drastis. Satu memang karena perkembangan ekonomi global tetapi ada juga faktor internal yang saya lihat, yaitu dari OSS dipindahkan ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian,” ungkap Ariyo di Jakarta, Kamis (7/2).

  • Berita

    Daya Beli jadi Alasan Jokowi Tunda Kenaikan Harga Premium

    Jakarta, CNN Indonesia — Istana buka suara terkait penundaan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium hari ini. Staf Khusus Presiden bidang ekonomi Ahmad Erani Yustika mengatakan hal itu disebabkan Presiden Joko Widodo menginginkan ketelitian dalam mengambil kebijakan.

    “Presiden selalu menghendaki kecermatan di dalam mengambil keputusan, termasuk menyerap aspirasi publik,” ucap Erani melalui keterangan resmi, Rabu (10/10).

    Erani menyatakan tiga hal menjadi dasar batalnya kenaikan harga premium wilayah Jawa-Madura-Bali (Jamali) dari Rp6.550 menjadi Rp7 ribu per liter. Kenaikan harga dari Rp6.400 menjadi Rp6.900 per liter untuk kawasan luar Jamali.

    Salah satu pertimbangannya adalah daya beli masyarakat. Erani menyatakan kehidupan serta kemampuan masyarakat menjadi fokus Presiden sebelum mengambil kebijakan terutama berkaitan dengan kenaikan harga.

    “Tetap menjadi prioritas dari setiap kebijakan yang diambil. Fundamental ekonomi tetap dijaga agar ekonomi tetap bugar,” katanya.

  • Berita

    Bukalapak Terus Berupaya Tingkatkan Pelayanan Pelanggan

    Bukalapak terus berupaya meningkatkan fokus mereka di pelayanan yang berorientasi pada pelanggan, memaksimalkan teknologi, dan terus membina talenta-talenta lokal menyusul telah diraihnya status “unicorn” dengan jumlah tiga juta pelapak.

    “Bukalapak sebagai salah satu pemain kunci di industri ‘marketplace’ ini memiliki warna unik, sebab Bukalapak membangun komunitas yang besar dan aktif. Inilah yang membuat Bukalapak unggul dibanding yang lain, untuk itu Bukalapak harus terus mengerti dan penuhi kebutuhan masyarakat,” tutur Ahmad Zaky selaku CEO Bukalapak usai menjadi pembicara dalam kegiatan Idea-X The NextDev Surabaya di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya, Sabtu (28/4/2018).

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image