• UKM

    Pemulihan ekonomi nasional 2021, pemerintah diminta perhatikan sektor UMKM

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Memasuki tahun 2021, pemerintah tengah menyiapkan sejumlah program kerja untuk penanganan pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

    Melihat hal tersebut, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan, Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Ajib Hamdani memperkirakan, dengan adanya vaksin Covid-19, aktivitas ekonomi sudah mengalami trend positif dan terus naik. Meski terbilang masih landai karena sedang penyesuaian ke arah normal.

    “Pertumbuhan ekonomi 3% – 4% angka yang masuk akal untuk bisa dicapai secara agregat di akhir tahun 2021 nanti,” kata Ajib kepada Kontan, Minggu (3/1).

  • Makro

    Gubernur BI Prediksi Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2025

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6 persen pada 2025 mendatang. Ia meyakini ekonomi Indonesia sudah mulai pulih usai mengalami kontraksi yang menghantarkan pada resesi ekonomi akibat pandemi covid-19.

    “Insyaallah pertumbuhan ekonomi akan positif pada kuartal IV 2020 dan akan meningkat menjadi 5 persen pada 2021, dan terus naik ke sekitar 6 persen pada kurun waktu 5 tahun mendatang,” ujarnya dalam acara West Java Investment Summit 2020, Senin (16/11).

    Diketahui, pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi 3,49 persen pada kuartal III 2020. Dengan demikian, Indonesia resmi memasuki jurang resesi ekonomi setelah sebelumnya mencatat minus 5,32 persen di kuartal II 2020.

  • Makro

    Penanganan pandemi corona masih jadi penentu pertumbuhan ekonomi 2021

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Ekonom Senior Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun depan masih bergantung pada penanggulangan pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19).

    Bila pandemi belum usai dan penanggulangannya lambat, Piter memprediksi, pertumbuhan ekonomi tidak mampu tembus 5% di 2021 seperti proyeksi pemerintah. Sebab, pandemi akan menentukan arah seluruh aspek pertumbuhan ekonomi baik konsumsi rumah tangga, investasi, perdagangan ekspor, maupun belanja pemerintah.

  • Makro

    Peran BI dinilai bisa pengaruhi pertumbuhan ekonomi dalam omnibus law sektor keuangan

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA.  Pemerintah berupaya mendorong pembangunan infrastruktur terus beRlanjut serta tranSformasi perekonomian menuju negara maju ke depannya.

    Ekonom Senior INDEF, Fadhil Hasan menilai di masa pandemi Covid-19 ini, Indonesia justru dinilai memiliki peluang investasi meski disamping itu adanya tantangan tersendiri.

    Menurutnya, peluang digital ekonomi di Indonesia masih dapat diciptakan dengan menciptakan lingkungan hidup yang kondusif bagi para investor dan berbagai budaya yang masuk. Sehingga pembiayaan akan bisa dimanfaatkan.

  • Makro

    Ekonomi Kuartal II/2020 Terkoreksi, Ekonom: Kuartal III Belum Tentu Pulih

    Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II/2020 diprediksi akan terkontraksi pada kisaran -3,5 persen hingga -5,1 persen.

    Proyeksi ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI terkait dengan penyampaian laporan semester I dan prognosis semester II Pelaksanaan APBN 2020, Kamis (9/7/2020).

    Terkait kondisi itu, Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad berpendapat wajar jika pertumbuhan ekonomi kuartal II/2020 diproyeksikan turun lebih dalam dari proyeksi sebelumnya.

  • Makro

    Bank Indonesia Prediksi Indonesia Lolos dari Jerat Resesi

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Bank Indonesia (BI) memprediksi Indonesia lepas dari jurang resesi. Pasalnya, sejumlah indikator yang menyumbang pertumbuhan ekonomi mulai menunjukkan perlambatan cenderung tertahan pada Mei.

    Sebelumnya, resesi ekonomi adalah keadaan di mana pertumbuhan ekonomi suatu negara tumbuh negatif dalam dua kuartal atau lebih secara berturut-turut. 

    “Gambaran ini memang too early (terlalu awal), tapi ini menggambarkan kita tidak menuju titik resesi seperti yang dikhawatirkan banyak orang,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo dalam diskusi, Jumat (3/7).

  • Makro

    Kronologi Hantu Resesi Bisa Dekati Ekonomi RI

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Indonesia terancam masuk ke jurang resesi ekonomi pada 2020. Ancaman datang dari pandemi Covid-19 yang menekan hampir semua aspek termasuk perekonomian nasional.

    Untuk mengantisipasi agar ancaman itu tak terjadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku telah mempersiapkan sejumlah skenario penyelamatan.

    Ancaman resesi ekonomi sebetulnya sudah mulai terasa sejak periode pertengahan hingga akhir 2019. Namun, kala itu penyebabnya adalah perang dagang AS-China yang mempengaruhi perdagangan global.

    Akibat perang dagang itu, perekonomian global mengalami perlambatan dan ketidakpastian. Sejumlah negara yang ekonominya banyak berkaitan dengan rantai pasok (supply chain) global mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2019 akibat perang dagang itu.

  • Makro

    Sejumlah ekonom prediksi pertumbuhan ekonomi 2019 tak capai target pemerintah

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menjelang pengumuman pertumbuhan ekonomi Indonesia di sepanjang tahun 2019 oleh Badan Pusat Statistik (BPS), beberapa ekonom menyampaikan prediksinya.   

    Kepala Ekonom Bank Negara Indonesia (BNI) Ryan Kiryanto memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada  2019 sebesar 5,06% year on year (yoy). Hal ini sejalan dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2019 yang sebesar 5,05% yoy.

    Prediksi pertumbuhan ekonomi tersebut rupanya tidak mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun 2019 yang telah ditetapkan oleh pemerintah yang sebesar 5,2% yoy.

    “Namun, pertumbuhan ekonomi yang sedikit di atas 5% ini sudah bagus untuk Indonesia karena tetap tumbuh stabil dan kuat di saat negara-negara tetangga justru mengalami perlambatan ekonomi,” jelas Ryan pada Selasa (4/2).

  • OJK

    Targetkan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas, OJK Siapkan Lima Kebijakan Strategis Di 2020

    Bisnis.com, JAKARTA — OJK optimistis perbaikan pertumbuhan ekonomi dan kinerja sektor jasa keuangan yang positif akan berlanjut di 2020.

    Hal ini disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di hadapan Presiden RI Joko Widodo dan pelaku industri jasa keuangan serta pemangku kepentingan lainnya dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2020 yang dilaksanakan pada Kamis, 16 Januari 2020 di Jakarta.

    PTIJK adalah event tahunan OJK yang diselenggarakan untuk menyampaikan arah dan kebijakan OJK dalam tahun tersebut. OJK telah menyiapkan lima kebijakan strategis sebagai arah pengembangan industri jasa keuangan tahun ini.

    Lima kebijakan strategis tersebut adalah (1) peningkatan skala ekonomi industri keuangan, mempersempit regulatory & supervisory gap antarsektor jasa keuangan, (2) digitalisasi produk dan layanan keuangan serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung kepatuhan regulasi, (3) percepatan penyediaan akses keuangan masyarakat serta penerapan market conduct dan (4) perlindungan konsumen yang lebih baik, (5) serta pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Wimboh Santoso menambahkan bahwa kebijakan strategis 2020 ini merupakan turunan dari Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia (MPSJKI) periode 2020-2024.

  • Makro

    Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV 2019 Diperkirakan Hanya 4,9 Persen

    Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV/2019 berpotensi lebih rendah dibandingkan kuartal-kuartal sebelumnya dan akan berada di kisaran 4,9 persen (yoy).

    Peneliti Center of Economic Reforms on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet mengatakan indeks penjualan riil (IPR) yang melambat mengkonfirmasi perlambatan konsumsi pada akhir tahun. “Di kuartal IV/2019 kami prediksi sedikit melambat menjadi 4,99% (yoy),” ujarnya, Jumat (17/1/2020).

    PMTB (pengeluaran untuk barang modal)  diproyeksikan hanya akan tumbuh sebesar 4,3% (yoy) pada kuartal IV 2019, lebih baik dibandingkan dengan kuartal III/2019.

    Realisasi investasi diprediksi sudah akan terealisasi pada kuartal IV/2019 dan ini akan membantu pertumbuhan ekonomi pada sepanjang tahun 2019 tetap di angka 5%.

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image