• Makro

    BI masih optimistis pertumbuhan ekonomi tahun 2022 bisa capai 5,5%

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) masih optimistis pertumbuhan ekonomi tahun 2022 lebih baik dari pertumbuhan tahun ini. 

    Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan, pertumbuhan tahun 2022 berada di kisaran 4,7% yoy hingga 5,5% yoy, atau lebih tinggi dari perkiraan tahun ini yang sebesar 3,2% yoy hingga 4% yoy. 

    “Perbaikan pertumbuhan ekonomi ini juga seiring dengan perbaikan konsumsi rumah tangga, investasi serta ekspor,” ujar Perry dalam BIRAMA, Kamis (2/12) via video conference. 

  • Makro

    Meleset dari target, ekonomi Indonesia cuma tumbuh 3,5% di kuartal III-2021

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada dalam zona positif pada kuartal III-2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, perekonomian periode Juli-September 2021 tumbuh 3,51% secara tahunan (yoy)

    Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat Rp 4.325,4 triliun. Kemudian, bila dilihat atas dasar harga konstan (ADHK) tercatat Rp 2.815,9 triliun.

    Sayangnya, meski berada dalam zona positif, pertumbuhan ekonomi Indonesia ini lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi yang terjadi pada kuartal II-2021. Sekedar mengingatkan, pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua mencapai 7,07% yoy.

  • Berita

    Jika PPKM terus diperpanjang, ekonomi kuartal III-2021 hanya akan tumbuh 3%-4%

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Widjaja Kamdani memproyeksikan, jika pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 atau level 3 terus diberlakukan sepanjang kuartal III-2021, pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2021 kemungkinan hanya tumbuh antara 3% sampai 4%.

    “Kalau relaksasinya lebih cepat dan lebih besar misalnya relaksasi PPKM sepenuhnya di akhir bulan ini, pertumbuhan ekonomi di kuartal III bisa lebih besar,” ujar Shinta kepada Kontan.co.id, Rabu (4/8).

  • Makro

    Skenario Terburuk Ekonomi Bila Pemerintah Terapkan Lockdown

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Dorongan untuk menerapkan lockdown menguat menyusul kenaikan kasus aktif covid-19 di berbagai daerah beberapa pekan terakhir.

    Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban, misalnya, meminta pemerintah mengganti istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro menjadi lockdown alias kekarantinaan wilayah.

    Zubairi menilai sudah saatnya pemerintah pusat dan daerah tegas untuk menyesuaikan regulasi mengingat lonjakan kasus positif virus corona sudah membuat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) melonjak.

    “Didasari melonjaknya kasus covid-19 dan rawat inap, saya merasa Indonesia butuh istilah baru sebagai ganti PPKM Mikro. Saya rekomendasikan kata lockdown saja agar monitoringnya lebih tegas dan lebih serius, meski isi konten kebijakannya tidak jauh beda dengan PPKM” cuit Zubairi melalui akun Twitter miliknya @ProfesorZubairi, Selasa (13/6).

  • UKM

    Pemulihan ekonomi nasional 2021, pemerintah diminta perhatikan sektor UMKM

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Memasuki tahun 2021, pemerintah tengah menyiapkan sejumlah program kerja untuk penanganan pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

    Melihat hal tersebut, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan, Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Ajib Hamdani memperkirakan, dengan adanya vaksin Covid-19, aktivitas ekonomi sudah mengalami trend positif dan terus naik. Meski terbilang masih landai karena sedang penyesuaian ke arah normal.

    “Pertumbuhan ekonomi 3% – 4% angka yang masuk akal untuk bisa dicapai secara agregat di akhir tahun 2021 nanti,” kata Ajib kepada Kontan, Minggu (3/1).

  • Makro

    Gubernur BI Prediksi Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2025

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6 persen pada 2025 mendatang. Ia meyakini ekonomi Indonesia sudah mulai pulih usai mengalami kontraksi yang menghantarkan pada resesi ekonomi akibat pandemi covid-19.

    “Insyaallah pertumbuhan ekonomi akan positif pada kuartal IV 2020 dan akan meningkat menjadi 5 persen pada 2021, dan terus naik ke sekitar 6 persen pada kurun waktu 5 tahun mendatang,” ujarnya dalam acara West Java Investment Summit 2020, Senin (16/11).

    Diketahui, pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi 3,49 persen pada kuartal III 2020. Dengan demikian, Indonesia resmi memasuki jurang resesi ekonomi setelah sebelumnya mencatat minus 5,32 persen di kuartal II 2020.

  • Makro

    Penanganan pandemi corona masih jadi penentu pertumbuhan ekonomi 2021

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Ekonom Senior Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun depan masih bergantung pada penanggulangan pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19).

    Bila pandemi belum usai dan penanggulangannya lambat, Piter memprediksi, pertumbuhan ekonomi tidak mampu tembus 5% di 2021 seperti proyeksi pemerintah. Sebab, pandemi akan menentukan arah seluruh aspek pertumbuhan ekonomi baik konsumsi rumah tangga, investasi, perdagangan ekspor, maupun belanja pemerintah.

  • Makro

    Peran BI dinilai bisa pengaruhi pertumbuhan ekonomi dalam omnibus law sektor keuangan

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA.  Pemerintah berupaya mendorong pembangunan infrastruktur terus beRlanjut serta tranSformasi perekonomian menuju negara maju ke depannya.

    Ekonom Senior INDEF, Fadhil Hasan menilai di masa pandemi Covid-19 ini, Indonesia justru dinilai memiliki peluang investasi meski disamping itu adanya tantangan tersendiri.

    Menurutnya, peluang digital ekonomi di Indonesia masih dapat diciptakan dengan menciptakan lingkungan hidup yang kondusif bagi para investor dan berbagai budaya yang masuk. Sehingga pembiayaan akan bisa dimanfaatkan.

  • Makro

    Ekonomi Kuartal II/2020 Terkoreksi, Ekonom: Kuartal III Belum Tentu Pulih

    Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II/2020 diprediksi akan terkontraksi pada kisaran -3,5 persen hingga -5,1 persen.

    Proyeksi ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI terkait dengan penyampaian laporan semester I dan prognosis semester II Pelaksanaan APBN 2020, Kamis (9/7/2020).

    Terkait kondisi itu, Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad berpendapat wajar jika pertumbuhan ekonomi kuartal II/2020 diproyeksikan turun lebih dalam dari proyeksi sebelumnya.

  • Makro

    Bank Indonesia Prediksi Indonesia Lolos dari Jerat Resesi

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Bank Indonesia (BI) memprediksi Indonesia lepas dari jurang resesi. Pasalnya, sejumlah indikator yang menyumbang pertumbuhan ekonomi mulai menunjukkan perlambatan cenderung tertahan pada Mei.

    Sebelumnya, resesi ekonomi adalah keadaan di mana pertumbuhan ekonomi suatu negara tumbuh negatif dalam dua kuartal atau lebih secara berturut-turut. 

    “Gambaran ini memang too early (terlalu awal), tapi ini menggambarkan kita tidak menuju titik resesi seperti yang dikhawatirkan banyak orang,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo dalam diskusi, Jumat (3/7).

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image