• Pajak

    Awal Tahun, Penerimaan Pajak Kontraksi Lagi

    Bisnis.com, JAKARTA – Penerimaan pajak per Januari 2020 tercatat sebesar Rp80,22 triliun, terkontraksi sebesar 6,86 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tercatat, penerimaan pajak pada periode Januari 2019 mampu mencapai Rp96,1 triliun.

    Tekanan tersebut timbul terutama akibat realisasi PPh Badan yang hanya sebesar Rp6,92 triliun, terkontraksi 29,34 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan PPh Badan masih mengalami kontraksi karena adanya efek perlambatan ekonomi pada tahun lalu.

    “Korporasi telah melakukan penyesuaian pembayaran PPh masanya karena kinerjanya tidak sejalan dengan yang mereka proyeksikan pada SPT tahunan tahun lalu,” kata Sri Mulyani, Rabu (19/2/2020).

  • Makro

    Defisit APBN 2019 hingga bulan November mencapai Rp 368,9 triliun

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA.  Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 per akhir November 2019 telah mencapai Rp 368,9 triliun. Realisasi defisit anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 279,7 triliun.

    Secara persentase, defisit anggaran hingga November mencapai 2,29% terhadap produk domestik bruto (PDB). 

    Persentase defisit juga melebar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya di mana defisit hanya 1,89% dari PDB. Total pendapatan negara per akhir November mencapai Rp 1.677,1 triliun atau tumbuh 0,9%  year on year  (yoy). 

  • Makro

    Jelang Rilis Data BPS, Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi Lebih Baik dari Tahun Lalu

    Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik akan mengeluarkan tiga data ekonomi penting hari ini, Senin (6/5/2019), yaitu pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2019, indeks tendensi bisnis dan konsumen dan keadaan ketenagakerjaan Indonesia Februari 2019.

    Di tengah perlambatan global, ekonomi Indonesia pada kuartal I/2019 diperkirakan tumbuh lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu seiring dengan tetap kuatnya konsumsi masyarakat. Kuartal I/2018 PDB Indonesia tumbuh 5,06 persen.

    Rata-rata dari konsensus sejumlah ekonom memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada 3 bulan pertama 2019 akan mencapai 5,16 persen dan nilai tengahnya sebesar 5,18 persen.

    Proyeksi tersebut masih sejalan dengan perkiraan pemerintah dan Bank Indonesia (BI). Sebelumnya, Menko Perekonomian Damin Nasution memperkirakan mencapai 5,1 persen. Darmin melihat konsumsi masyarakat dan kontribusi positif sektor pertanian cukup berpengaruh besar.

  • Makro

    Tekanan Global Warnai Rapor Perekonomian Indonesia 2018

    Warta Ekonomi.co.id, Jakarta –
    Ekonomi Indonesia tahun 2018 diperkirakan tumbuh sedikit lebih baik dibanding pertumbuhan di tahun 2017 yang mencapai 5,07%. Sampai dengan kuartal ketiga realisasi pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,17%.

    “Sejalan dengan prediksi kami yang disampaikan pada bulan November 2017 lalu, ekonomi tahun ini tumbuh sebesar 5,1-5,2%,”Kata Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, di Jakarta, Senin (31/12/2018).

    Faisal mengatakan sepanjang tahun 2018 resiliensi ekonomi Indonesia diuji di tengah meningkatnya tekanan ekonomi global. Ekonomi dunia memang tengah berada pada kondisi yang kurang favourable bagi banyak negara termasuk Indonesia. Hal ini sejalan dengan terjadinya perlambatan pertumbuhan di banyak negara dan pengetatan moneter yang dipicu oleh kebijakan The Fed, penurunan harga komoditas ekspor, serta ketidakpastian yang diciptakan oleh perang dagang antara AS dan Tiongkok.

  • Makro

    Mbak Sri Klaim Defisit Anggaran Masih Lebih Bagus di Tahun ini

    Warta Ekonomi.co.id, Jakarta –
    Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan defisit APBN per April 2018 mencapai Rp55,1 triliun, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp72,2 triliun. Menurut Sri Mulyani, saat ini kinerja APBN jauh lebih kuat dibandingkan tahun lalu. Pemerintah mengklaim memiliki ruang fiskal lebih besar yang dibutuhkan untuk menjaga perekonomian dari gejolak yang berasal dari luar Indonesia.

    “Sampai 30 April, realisasi APBN 2018 adalah sangat postiif. Defisit APBN mencapai Rp55,1 triliun, jauh lebih kecil dibanding tahun lalu pada periode sama yang mencapai Rp72,2 triliun,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (11/5/2018).

    Bahkan, lanjutnya, keseimbangan primer mencapai surplus Rp24,2 triliun, jauh lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp3,7 triliun.

  • Finansial

    Ini Strategi Pemerintah Jaga Sumber Pembiayaan Utang

    Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Keuangan menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai skema alternatif untuk mengamankan sumber pembiayaan utang dalam rangka mengantisipasi perkembangan pasar.

    Dalam tiga lelang surat berharga negara (SBN) terakhir sejak akhir April hingga awal Mei ini, minat investor terlihat sangat minim untuk berpartisipasi dalam lelang.

    Puncaknya adalah lelang pekan ini, Selasa (8/5/2018) yang mana pemerintah memutuskan untuk membatalkan lelang dengan tidak menyerap seluruh permintaan yang masuk yang mana hanya Rp7,19 triliun.

    Sri Mulyani, Menteri Keuangan, mengatakan secara umum dinamika yang terjadi di pasar keuangan Indonesia, termasuk di pasar SBN, disebabkan oleh faktor eksternal.

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image