• Finansial

    OJK Perpanjang Penundaan Cicilan Kredit Masyarakat

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memastikan perpanjangan program restrukturisasi kredit yang tertuang dalam Peraturan OJK nomor 11 tahun 2020. Kebijakan penundaan cicilan kredit masyarakat tersebut sejak awal memang didesain bisa diperpanjang jika diperlukan.

    “Memang perlu diperpanjang, silakan kalau ada nasabah yang sudah jatuh tempo kalau memang mau direstrukturisasi, direstrukturisasi saja dan masih berlaku sampai Februari 2021. Bahkan, mungkin ada perpanjangan lebih dari itu,” katanya, saat berbicara dalam webinar Capital Market Summit Expo, Senin (19/10).

    Total restrukturisasi di lembaga pembiayaan (multifinance) hingga 13 Oktober 2020 tercatat mencapai Rp175,21 triliun. Kabar baiknya, jumlah pengajuan restrukturisasi mulai berkurang dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

  • Makro

    Ekonomi Kuartal II/2020 Terkoreksi, Ekonom: Kuartal III Belum Tentu Pulih

    Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II/2020 diprediksi akan terkontraksi pada kisaran -3,5 persen hingga -5,1 persen.

    Proyeksi ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI terkait dengan penyampaian laporan semester I dan prognosis semester II Pelaksanaan APBN 2020, Kamis (9/7/2020).

    Terkait kondisi itu, Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad berpendapat wajar jika pertumbuhan ekonomi kuartal II/2020 diproyeksikan turun lebih dalam dari proyeksi sebelumnya.

  • Aktivitas

    Webinar Internasional diampingi Oleh KJA AG

    Webinar Internasional dengan tema Immunostimulant Based on AlQur’an in the Era Covid-19 and the Discourse of New Normal in Worldwide (Southeast Asia, Middle East, and Europe), diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Bakti Negara Tegal tanggal 20 Juni 2020.

    Seminar ini sekaligus program galang dana untuk guru ngaji terdampak covid-19. Untuk pelaporan pertanggungjawaban dan untuk transparansi maka IBN meminta Kantor Jasa Akuntan Andita Gunawan untuk mendampingi dan mengawasi proses pengumpulan dan penyaluran dana donasi agar sampai kepada guru ngaji.

  • Berita

    Pemerintah Gelontorkan Rp121,73 Triliun untuk 12 BUMN, Ini Rinciannya!

    Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah telah memutuskan untuk menyalurkan Rp121,73 triliun bagi 12 perusahaan pelat merah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan dukungan pemerintah melalui PEN ini berupa kompensasi dana talangan, bantuan sosial, dana talangan modal kerja dan PMN.

    Secara rinci, kompensasi diberikan kepada PT PLN sebesar Rp38,25 triliun dan PT Pertamina Rp37,83 triliun. Kompensasi diberikan atas peniadaan kenaikan tarif listrik dan harga minyak.

    Sementara itu, dukungan bansos diberikan kepada Perum Bulog senilai Rp10,50 triliun.

  • Bank

    Standardisasi QR Code : Satu untuk Semua

    Bisnis.com, JAKARTA — Setidaknya sejak 3 tahun terakhir, aplikasi pembayaran digital dan mobile banking makin ramai memenuhi hampir setiap smartphone masyarakat Indonesia. Sekadar menyebut beberapa nama, ada OVO, Gopay, Dana, LinkAja, CIMB GoMobile, dan BCA Sakuku.

    Aneka promosi dan tawaran yang berbeda-beda membuat masing-masing orang memiliki 2-3 aplikasi pembayaran berbasis server, dompet elektronik, atau mobile banking di telepon genggamnya. Merchant atau gerai juga turut “mengoleksi” berbagai macam perangkat pembayaran elektronik, baik Electronic Data Capture (EDC) maupun kode Quick Response (QR). 

    Namun, nantinya hal ini akan berubah seiring dengan diluncurkannya QR Code Indonesian Standard (QRIS) pada Sabtu (17/8/2019). QRIS merupakan respons pemerintah atas munculnya budaya baru transaksi digital berbasis QR Code lewat smartphone, sejalan dengan pesatnya inovasi teknologi beberapa tahun belakangan dalam ekonomi dan keuangan digital. 

    Bank Indonesia (BI) telah menggandeng Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) untuk mengembangkan standar QR Code pembayaran. 

    Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan cara pembayaran menggunakan kode QR akan bermanfaat untuk mendorong efisiensi perekonomian, mempercepat inklusi keuangan, serta memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

  • Pajak

    INSENTIF PAJAK : PMK Dikebut

    Bisnis, JAKARTA – Regulasi turunan dari PP No. 45/2019 tentang tentang Perubahan Atas PP No. 94/2010 tentang Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan masuk tahap harmonisasi.

    Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan, PMK mengenai regulasi tersebut akan dirilis pada Agustus mendatang.

    “Kita juga sudah berkomunikasi dengan asosiasi pengusaha seperti Kadin dan Apindo supaya rumusan teknis dalam PMK nanti dapat efektif dan applicable,” ujar Hestu, Senin (29/7).

    Sumber: Klik Disini

  • Makro

    EKONOMI KUARTAL II : Pertumbuhan Diprediksi 5,2%

    Bisnis, JAKARTA — Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2019 berada pada kisaran 5,2% atau lebih baik dibandingkan kuartal pertama tahun ini yang sebesar 5,07%.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, optimisme itu dilatarbelakangi oleh peningkatan investasi, perbaikan kinerja ekspor, substitusi impor, dan industri penghasil devisa.

    “Keyakinan pemerintah juga didasari pada manajemen makro ekonomi yang solid, permintaan domestik yang kuat, dan momentum pertumbuhan yang sudah terjadi saat ini,” kata Darmin, Senin (10/6).

    Menurutnya, kenaikan peringkat dari lembaga rating S&P dan kenaikan indeks kompetitif dari International Institute for Management Development (IMD) pekan lalu menambah sentiment positif sehingga membuat Indonesia semakin menarik sebagai tujuan investasi.

  • Berita

    PERSPEKTIF : Tantangan Besar Menghadapi Era 4.0

    Menghadapi era 4.0, saya teringat saat mengikuti konvensi Revolusi Industri 4.0 di Pulau Jeju, Korea Selatan. Ketika itu kami diajak meninjau satu perusahaan Smart Farming untuk melihat implementasi konsep Revolusi Industri (Industrial Revolution/IR) 4.0 di sektor pertanian.

    Ternyata, implementasi IR 4.0 membuat produktivitas di smart farming tersebut meningkat seratus kali lipat dibandingkan dengan pola pertanian konvensional. Produktivitas ini diperoleh setelah perusahaan itu “berkorban” mengeluarkan modal empat kali lebih besar dari praksis pertanian konvensional selama ini.

    Fenomena lainnya yang menarik perhatian adalah beberapa perusahaan China sudah berinvestasi di Amerika Serikat, yang merupakan pasar terbesar mereka. Investasi China di AS juga menerapkan strategi otomatisasi yang cukup tinggi.

  • Bank

    Perang layanan dan promo menggiurkan

    KONTAN.CO.ID – Tawaran cashback dari penyedia dompet digital (e-wallet) untuk pembayaran benar-benar menggoda Litya. Bagaimana tidak? Saat ada program spesial, cashback bisa sampai 60%, dari biasanya cuma 5% hingga 20%.

    Alhasil, beberapa bulan terakhir, perempuan 31 tahun ini jadi pengguna dompet elektronik. “Saya seringkali menggunakannya untuk membeli makan siang di gerai-gerai yang memberikan promo cashback,” kata karyawan swasta sebuah perusahaan di Jakarta ini.

    Ya, tawaran cashback jadi salah satu daya tarik orang memiliki dompet digital. Selain tentu saja, kemudahan melakukan berbagai pembayaran cukup dengan satu platform, mulai belanja, transportasi online, tagihan, hingga cicilan.

  • Makro

    Duh, Rasio Utang RI terhadap PDB Naik Terus

    Persoalan utang menjadi topik panas menjelang pemilihan presiden tahun depan. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019, pemerintah menargetkan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) berada di kisaran 30,4%, lebih tinggi dibandingkan 29,9% yang diperkirakan dicapai tahun ini.

    Pemerintah telah berulang kali menegaskan bahwa utang akan dikelola dengan hati-hati dan akan digunakan untuk berbagai tujuan produktif, seperti pembangunan infrastruktur.

    Berikut adalah pergerakan rasio utang pemerintah terhadap PDB sejak 2005 yang dikutip dari Kementerian Keuangan.

    Sumber: Klik Disini

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image