Pajak

NAVIGASI PERPAJAKAN : Penambahan Data Baru dalam Dokumen Pengiriman Barang

Bisnis,com, JAKARTA – Pemerintah menambahkan elemen data baru yang wajib dalam consignment note (CN) atau dokumen pengiriman barang.

Hal ini teruang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terbaru yakni PMK No. 199/2019 tentang Ketentan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak atas Impor Barang Kiriman.

Dalam ketentuan sebelumnya, elemen data yang perlu dilampirkan dalam CN antara lain nomor identitas barang kiriman, negara asal, berat kotor, biaya pengiriman, asuransi (bila ada), harga barang, mata uang, uraian jumlah dan jenis barang, HS Code (bila ada), nama dan alamat pengirim serta penerima barang, nomor telepon penerima (bila ada), dan kantor penyerahan barang kiriman (bila ada).

Dalam PMK terbaru, elemen data terbaru yang perlu dilampirkan antara lain nilai tukar (bila ada), nomor dan tanggal invoice (bila ada), serta jenis dan nomor identita penerima (bila ada).

Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi DJBC Deni Surjantoro mengatakan bahwa kebijakan ini bukan sebagai tindakan pengetatan impor barang kiriman.

Deni mengatakan bahwa penambahan elemen data tersebut diperlukan dalam rangka melengkapi data yang dimiliki oleh DJBC agar evaluasi atas kebijakan dapat dilaksanakan dengan lebih mudah.

Apalagi, dalam PMK No. 199/2019 disebutkan bahwa DJBC dapat menjalin kemitraan dengan pihak marketplae serta pihak penjual atau pemasok impor barang kiriman dan pihak lain yang terkait dalam rangka meningkatkan pengawasan kepabeanan atas impro barang kiriman.

“Data tersebut pasti dibutuhkan juga ketika kita bicara sistem. Kewajiban pengisian yang bertambah adalah untuk penyusunan sistem itu,” ujar Deni.

Sumber: Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image