Artikel

KAS DAN PIUTANG (Bagian Kedua)

Rekonsiliasi Catatan Bank

Pengelolaan kas pada entitas biasanya melibatkan bank karena sangat berisiko menempatkan uang tunai yang besar didalam kantor entitas. Oleh sebab itu biasanya entitas memiliki mekanisme pengelolaan kas, misalnya kas yang diterima disetorkan ke Bank setiap hari atau seminggu sekali. Untuk menggunakan dana kas dibank tersebut entitas dapat menggunakan sarana transfer, kartu ATM atau menggunakan cek.

Bank memberikan laporan bank secara periodic kepada pelanggannya. Terkadang, terdapat perbedaan pencatatan antara bank dan entitas. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan cut-off pencatatan antara bank dan entitas dan kesalahan pencatatan. Entitas biasanya membuat laporan rekonsiliasi bank untuk mencocokkan saldo kas yang ada direkeningnya dan saldo kas dalam catatan entitas.

Istilah-istilah terkait laporan rekonsiliasi bank

  • Deposit dalam transit

Merupakan deposit yang disetor pada akhir bulan namun baru diakui oleh bank pada awal bulan depannya. Transaksi ini telah dicatat oleh nasabah pada bulan penyetoran namun belum tercatat oleh bank.

  • Cek masih beredar

Merupakan cek yang dibuat dan telah dikeluarkan namun belum dicairkan oleh pelanggan penerima cek ke bank. Karena cek memiliki kadaluarsa lebih dari sebulan, pemasok yang menerima cek dapat saja mencairkan cek entitas pada bulan berikutnya. Transaksi ini telah  dicatat oleh nasabah sebagai pengeluaran kas namun belum tercatat oleh bank.

  • Biaya bank

Merupakan biaya yang ditagih oleh bank. Misalnya biaya administrasi bank, biaya penerbitan cek, cek kosong/NSF (not sufficient fund). Nasabah biasanya baru mengetahui bahwa bank menagih biaya-biaya tersebut ketika mendapatkan laporan bank. Biasanya bank langsung memotong saldo nasabah untuk pembayaran biaya-biaya tersebut. Transaksi ini telah dicatat oleh bank namun belum tercatat oleh nasabah.

  • Kredit bank

Penagihan atau penyetoran uang yang terjadi yang menambah saldo nasabah yang mungkin belum diketahui oleh nasabah tersebut. Misalnya ada yang menyetorkan uang ke rekening nasabah tanpa sepengetahuannya. Atau bank berhasil menagih piutang pelanggan  yang sebelumnya telah dinyatakan sebagai piutang macet. Transaksi ini telah dicatat oleh bank namun belum tercatat oleh nasabah.

  • Kesalahan (error)

Kesalahan pencatatan yang dilakukan oleh bank atau nasabah. Hal ini menyebabkan adanya perbedaan antara pencatatan yang dilakukan oleh bank dan nasabah.

Ilustrasi 8-2 Penyusunan Laporan Rekonsiliasi Bank (lanjutan)

Rekonsiliasi bank untuk PT ABC adalah

Adapun Jurnal penyesuaian yang perlu dibuat adalah :

Ilustrasi 8-3 Perbandingan Gross Method dan Net Method : Pencatatan

Isu Praktik : Kapan Piutang Dicatat Tidak Sesuai Dengan Nilai Nominalnya?

Perusahaan dapat saja memiliki siklus bisnis yang panjang, sehingga piutang juga memiliki jangka waktu yang cukup signifikan. Apabila usia piutang memang diperkirakan akan lebih dari enam bulan, maka nilai kini uang seharusnya diperhitungkan dalam menghitung piutang pada awal pengakuan. Misalnya perusahaan yang bergerak dalam penjualan real estate atau property dapay memiliki piutang yang berjangka waktu lebih lama daripada bisnis retail.

Contoh

Pada tanggal 30 Desember 2015, Perusahaan PT Bangun Sari menjual rumah kepada pembelinya dengan memberikan berbagai kemudahan karena kondisi industri property yang sedang lesu. Bila membeli dengan tunai, pembeli dapat melunasi dari total harga rumah setahun setelah rumah diserahterimakan. Harga jual rumah Rp500 juta dan diterima 12 bulan kemudian. Maka nilai piutang yang dicatat pada tanggal 30 Desember 2015 bukanlah nilai realisasi neto sebesar 500 juta melainkan harus mempertimbangkan nilai kini atas uang. Karena 500 juta tersebut akan diterima 12 bulan berikutnya, maka entitas kehilangan kesempatan pendapatan bunga bila dibandingkan inflasi sebesar 6% per tahun. Present value index factor untuk 6% per tahun adalah sebesar 0.94340, maka uang 500 juta tersebut dalam 12 bulan kedepan nilai daya belinya sebenarnya menurun menjadi Rp471.700.000.

Diskonto yang belum diamortisasi akan diamortisasi selama 12 bulan berdasarkan metode tingkat bunga efektif.

Entitas juga memiliki piutang afiliasi kepada entitas induk yang tidak kunjung dilunasi oleh entitas induk atau entitas induk memiliki sejarah sebelumnya melunasi piutangnya setelah 2-3 tahun. Maka ketika entitas menjual produk/jasa ke entitas induk dan membukukan piutang pertama kali, maka entitas harus mempertimbangkan nilai kini uang karena piutang diharapkan baru dibayar 2-3 tahun kemudian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image