Berita

Inilah daftar kabupaten/kota zona merah corona di Indonesia per 25 Juli 2021

KONTAN.CO.ID – Jakarta. Jumlah zona merah corona di Indonesia pada pekan keempat Juli 2021 masih meningkat. Peningkatan zona merah corona terjadi karena jumlah penambahan kasus positif Covid-19 terus meningkat pesat setiap hari.

Melansir data Satgas Covid-19, hingga Rabu (28/7) ada tambahan 47.791 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 3.287.727 kasus positif Corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus positif Covid-19 bertambah 43.856 orang sehingga menjadi sebanyak 2.640.676 orang. Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia bertambah 1.824 orang menjadi sebanyak 88.659 orang.

Saat ini ada total 558.392 kasus aktif Covid-19 di Indonesia. Jumlah ini bertambah 2.111 dari sehari sebelumnya. 

Satgas Covid-19 mencatat hingga 25 Juli 2021 terdapat 195 daerah berstatus zona merah corona di Indonesia. Jumlah itu meningkat dibandingkan pekan sebelumnya, per 18 Juli 2021 terdapat 180 daerah zona merah corona di Indonesia.

Zona merah corona adalah daerah berisiko tinggi penularan virus corona penyebab Covid-19. Satgas Covid-19 memperbarui data zona penularan virus corona, dari zona merah, zona hijau, dan zona oranye setiap minggu.

Pulau Jawa masih menyumbang sebagian besar jumlah zona merah corona di Indonesia. Provinsi dengan zona merah corona paling banyak adalah Jawa Timur.

Jawa Timur tercatat memiliki 33 wilayah berstatus zona merah corona per 18 Juli 2021. Jumlah zona merah corona tersebut sama dengan pekan sebelumnya yang juga mencapai 33 kabupaten/kota zona merah corona di Jawa Timur.

Sedangkan di Jawa Tengah terdapat 29 zona merah corona. Jumlah itu juga masih stabil dibandingkan pekan sebelumnya.

Berikut daftar zona merah corona di Indonesia berdasarkan data terbaru, 25 Juli 2021: 

Zona Merah Corona di Sumatera Utara

  • Deli Serdang    
  • Dairi    
  • Karo    
  • Kota Medan    
  • Kota Padang Sidimpuan    

Zona Merah Corona di Sumatera Selatan

  • Lahat
  • Banyuasin
  • Muara Enim
  • Ogan Ilir
  • Ogan Komering Ulu Selatan
  • Musi Rawas
  • Kota Palembang
  • Kota Lubuklinggau
  • Kota Prabumulih ​

Zona Merah Corona di Sumatera Barat

  • Kota Sawahlunto    
  • Kota Solok    
  • Agam

Zona Merah Corona di Sulawesi Utara

  • Kota Manado    
  • Kota Bitung    
  • Minahasa Utara

Zona Merah Corona di Riau

  • Pelalawan
  • Rokan Hilir
  • Kota Pekanbaru
  • Rokan Hulu
  • Kota Dumai
  • Kampar
  • Bengkali

Zona Merah Corona di Papua Barat

  • Kota Sorong    
  • Sorong

Zona Merah Corona di Papua

  • Kota Jayapura
  • Merauke

Zona Merah Corona di Nusa Tenggara Timur

  • Kota Kupang
  • Sikka
  • Manggarai
  • Ende
  • Nagekeo     

Zona Merah Corona di Nusa Tenggara Barat

  • Kota Mataram    
  • Lombok Barat    

Zona Merah Corona di Maluku Utara

  • Halmahera Barat    
  • Kota Ternate    
  • Kepulauan Sula
  • Kota Tidore Kepulauan    

Zona Merah Corona di Maluku

  • Kota Ambon

Zona Merah Corona di Lampung

  • Tanggamus
  • Pringsewu
  • Kota Metro
  • Pesawaran
  • Kota Bandar Lampung
  • Lampung Selatan
  • Lampung Timur

Zona Merah Corona di Kepulauan Riau

  • Kota Batam    
  • Bintan    
  • Kota Tanjungpinang    

Zona Merah Corona di Kepulauan Bangka Belitung

  • Belitung    
  • Bangka Tengah    
  • Kota Pangkalpinang    
  • Bangka    
  • Bangka Selatan    
  • Bangka Barat    
  • Belitung Timur

Zona Merah Corona di Kalimantan Utara

  • Bulungan
  • Kota Tarakan
  • Malinau
  • Nunukan

Zona Merah Corona di Kalimantan Timur

  • Paser    
  • Berau    
  • Kutai Barat    
  • Kutai Kartanegara    
  • Kota Bontang    
  • Penajam Paser Utara    
  • Kota Samarinda    
  • Kutai Timur    
  • Kota Balikpapan    

Zona Merah Corona di Bengkulu

  • Kota Bengkulu    
  • Rejang Lebong    
  • Bengkulu Tengah

Zona Merah Corona di Banten

  • Serang    
  • Kota Tangerang    
  • Kota Tangerang Selatan    
  • Kota Cilegon    
  • Lebak 
  • Tangerang    

Zona Merah Corona di Bali

  • Badung    
  • Kota Denpasar    
  • Klungkung
  • Tabanan    
  • Buleleng    

Perhitungan indikator kesehatan masyarakat:

Peta Zonasi Risiko daerah dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan.
Indikator-indikator yang digunakan adalah sbb:

Indikator epidmiologi:
1) Penurunan jumlah kasus positif & probable pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
2) Penurunan jumlah kasus suspek pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
3) Penurunan jumlah meninggal kasus positif & probable pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
4) Penurunan jumlah meninggal kasus suspek pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
5) Penurunan jumlah kasus positif & probable yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
6) Penurunan jumlah kasus suspek yang dirawat di RS pada minggu terakhir sebesar ≥50% dari puncak
7) Persentase kumulatif kasus sembuh dari seluruh kasus positif & probable
8) Laju insidensi kasus positif per 100,000 penduduk
9) Mortality rate kasus positif per 100,000 penduduk
10) Kecepatan Laju Insidensi per 100,000 penduduk

PS. Data probable didapatkan dari data PHEOC utk nomor 1, 3, 7, sedangkan data probable untuk nomor 6 didapatkan dari data RS Online

Indikator surveilans kesehatan masyarakat
1) Jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama 2 minggu terakhir
2) Positivity rate rendah (target ≤5% sampel positif dari seluruh orang yang diperiksa)

Indikator pelayanan kesehatan
1) Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS Rujukan mampu menampung s.d >20% jumlah pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS
2) Jumlah tempat tidur di RS Rujukan mampu menampung s.d >20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS

Sumber data:
– Data kasus positif dan pemeriksaan laboratorium berdasarkan data surveilans Kementerian Kesehatan.
– Data pasien ODP, PDP, dan kapasitas pelayanan RS didapatkan berdasarkan data RS Online di bawah koordinasi Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Kategori Zona Risiko
Setiap indikator (indikator epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan) diberikan skoring dan pembobotan lalu dijumlahkan. Hasil perhitungan dikategorisasi menjadi 4 zona risiko yaitu :

  • Zona Risiko Tinggi : 0 – 1.80
  • Zona Risiko Sedang : 1.81 – 2.40
  • Zona Risiko Rendah : 2.41 – 3.0
  • Zona Tidak Terdampak : Tidak tercatat kasus COVID-19 positif
  • Zona Tidak Ada Kasus : Pernah terdapat kasus di wilayah tersebut namun tidak ada penambahan kasus baru dalam 4 minggu terakhir & angka kesembuhan ≥95%

Ingat pandemi Covid-19 belum berakhir, semakin banyak daerah berstatus zona merah corona. Patuhi protokol kesehatan, selalu kenakan masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

Sumber: Klik Diisni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image