Makro

Informasi Seputar Makro/Mikro Ekonomi

  • Makro

    Keuangan Negara Butuh Stimulus, Sri Mulyani Tegaskan Reformasi Pajak Penting

    Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk menstimulasi perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Defisit diperlebar menjadi 6,34 persen atau Rp1.039 triliun demi menjaga konsumsi masyarakat.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa ini menjadi tantangan bagi keuangan negara. Akan tetapi, APBN tidak bisa terus menerus menjadi andalan di tengah tekanan.

    “Kita harus jaga agar sehat. Salah satu yang penting untuk mengembalikan kesehatan keuangan negara adalah dengan penerimaaan pajak,” katanya melalui sambutan virtual, Selasa (8/12/2020).

  • Makro

    Faktor yang menyebabkan meningkatnya likuiditas perekonomian pada Oktober 2020

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) mengalami peningkatan pertumbuhan pada Oktober 2020. 

    Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi M2 pada Oktober 2020 sebesar Rp 6.780,8 triliun atau naik 12,5% year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang sebesar 12,4% yoy. 

    “Berdasarkan faktor yang memengaruhi, peningkatan M2 pada Oktober 2020 disebabkan oleh ekspansi keuangan pemerintah,” tutur Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan, Senin (30/11) dalam keterangan resminya. 

  • Makro

    Bagaimana prospek ekonomi Indonesia ke depan di tengah kenaikan kasus covid-19?

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Perekonomian Indonesia sudah menunjukkan tren yang membaik. Hal ini terlihat dari kontraksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 yang sudah lebih baik daripada kondisi kuartal II-2020. 

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 sebesar minus 5,3% yoy. Kemudian, pada kuartal III-2020 pertumbuhan tercatat minus 3,49% yoy.

    Meski membaik, tetapi perekonomian masih tetap berada dalam zona negatif. Dengan perkembangan tersebut, muncul pertanyaan kapan perekonomian Indonesia akan kembali ke zona positif? 

    Ekonom senior Institute for development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri pun memprediksi, kalau kembali positifnya perekonomian Indonesia baru akan terjadi pada kuartal II-2021.

  • Makro

    Kapan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali positif?

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perekonomian Indonesia sudah menunjukkan tren yang membaik. Hal ini terlihat dari kontraksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 yang sudah lebih baik daripada kondisi kuartal II-2020. 

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 sebesar minus 5,3% yoy. Kemudian, pada kuartal III-2020 pertumbuhan tercatat minus 3,49% yoy.

    Meski memang membaik, tetapi perekonomian masih tetap berada dalam zona negatif. Dengan perkembangan tersebut, muncul pertanyaan kapan perekonomian Indonesia akan kembali ke zona positif? 

  • Makro

    Utang pemerintah terus membengkak mencapai Rp 5.877 triliun hingga Oktober 2020

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, posisi utang pemerintah sampai akhir Oktober 2020 sebesar Rp 5.877,71 triliun. Berdasarkan realisasi tersebut, maka rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) adalah sebesar 37,84%. 

    Mengutip keterangan di dalam buku Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) edisi November 2020 yang dirilis Kemenkeu, posisi utang pemerintah pusat tercatat mengalami peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. 

    Adapun jika dibandingkan bulan September 2020, posisi utang pemerintah juga terpantau naik dari Rp 5.756,87 triliun menjadi Rp 5.877,71 triliun pada Oktober 2020. 

  • Makro

    Ini prioritas program pemerintah di tahun 2021

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pembangunan lumbung pangan atau food estate menjadi salah satu program prioritas pada tahun 2021 mendatang. Food estate merupakan program yang membuka kawasan pertanian terintegrasi untuk cadangan pangan. Terdapat dua lokasi food estate yang telah mulai digarap tahun ini yakni di Kalimantan Tengah dan di Sumatra Utara.

    Selain food estate, beberapa program lain juga menjadi prioritas pemerintah di tahun depan. Antara lain, pembangunan kawasan industri, pariwisata, serta infrastruktur.

    “Program prioritas untuk tahun 2021 meliputi pembangunan kawasan industri, pengembangan food estate, dukungan pariwisata, pembangunan infrastruktur dan program padat karya,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani saat penyerahan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) tahun 2021 di Istana Negara, Rabu (25/11).

  • Makro

    Simak! Begini Strategi Pemerintah Keluar dari Resesi Ekonomi

    Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator bidang Perekonomian optimistis perbaikan ekonomi akan berlanjut pada penghujung 2020 dan terakselerasi pada 2021.

    Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menyampaikan bahwa ekonomi Indonesia saat ini berada dalam tren perbaikan dan telah keluar dari titik terendah pada kuartal II/2020.

    Seperti diketahui, ekonomi Indonesia pada kuartal III/2020 masih tumbuh negatif -3,49 persen secara tahunan. Kontraksi ini mengecil jika dibandingkan dengan kuartal II/2020 yang tercatat -5,32 persen secara tahunan.

  • Makro

    Ketidakpastian Masih Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi 2021 Diproyeksi Hanya 3 Persen

    Bisnis.com, JAKARTA – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memperkirakan ekonomi Indonesia pada 2021 hanya akan mencapai level pertumbuhan sebesar 3 persen, lebih rendah dari proyeksi pemerintah sebesar 5 persen.

    Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad faktor utama yang akan menentukan proses pemulihan dan pertumbuhan ekonomi pada tahun depan, yaitu pandemi Covid-19. Pada tahun ini, diperkirakan pertumbuhan ekonomi akan terkontraksi -1,35 persen.

    Tauhid menjelaskan, tingginya ketidakpastian Covid-19 masih akan menahan konsumsi masyarakat kelas menengah ke atas sehingga konsumsi secara keseluruhan masih akan tertekan pada 2021.

  • Makro

    Sri Mulyani Dukung Pelonggaran Utang Negara Terdampak Pandemi

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendukung inisiasi perpanjangan periode pembayaran utang melalui program Debt Service Suspension Initiative (DSSI) yang dibahas dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu negara-negara yang paling rentan terdampak pandemi covid-19.

    “Kami juga mendorong G20 melalui semangat multilateralisme dapat memperluas dukungan kepada negara-negara rentan,” kata Sri Mulyani pada acara The 5th G20 Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting dikutip dari keterangan resminya Minggu (22/11).

    Sri Mulyani menuturkan Indonesia menyambut baik semua lembaga multilateral yang memberikan dukungan, baik dalam kerangka mikroekonomi, pembiayaan vaksin, maupun pada infrastructure green financing terkait kepedulian terhadap perubahan iklim.

  • Makro

    Gubernur BI Prediksi Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2025

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6 persen pada 2025 mendatang. Ia meyakini ekonomi Indonesia sudah mulai pulih usai mengalami kontraksi yang menghantarkan pada resesi ekonomi akibat pandemi covid-19.

    “Insyaallah pertumbuhan ekonomi akan positif pada kuartal IV 2020 dan akan meningkat menjadi 5 persen pada 2021, dan terus naik ke sekitar 6 persen pada kurun waktu 5 tahun mendatang,” ujarnya dalam acara West Java Investment Summit 2020, Senin (16/11).

    Diketahui, pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi 3,49 persen pada kuartal III 2020. Dengan demikian, Indonesia resmi memasuki jurang resesi ekonomi setelah sebelumnya mencatat minus 5,32 persen di kuartal II 2020.

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image