Ekonomi Syariah

Info Seputar Ekonomi Syariah

  • Ekonomi Syariah

    Aset Keuangan Syariah Tembus Rp1.836 T per Februari 2021

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mencatat total aset keuangan syariah Indonesia mencapai Rp1.836 triliun per Februari 2021. Angka tersebut meningkat dari posisi Desember 2020 yang sebesar Rp1.803 triliun.

    Meski demikian, market share keuangan syariah masih di angka 9,96 persen. Menurut Wimboh hal tersebut menunjukkan masih rendahnya penetrasi industri jasa keuangan syariah dibandingkan konvensional.

    “Jangan kita berbangga. Perlu lompatan yang dituangkan dalam roadmap. Untuk itu dalam strategi kita sangat clear bahwa road map akan mendorong lembaganya harus bisa berkompetisi,” ucap Wimboh dalam Sarasehan Industri Jasa Keuangan, Jumat (23/4).

    Wimboh menuturkan OJK juga telah merumuskan sejumlah strategi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah agar dapat bersaing dengan konvensional.

  • Ekonomi Syariah

    Perkembangan ekonomi syariah lebih baik daripada ekonomi 2020

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia turut terguncang akibat pandemi Covid-19. Namun, Bank Indonesia (BI) melihat kinerja ekonomi syariah secara umum lebih baik dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2020.

    Menurut catatan bank sentral, ekonomi syariah pada tahun 2020 tumbuh negatif 1,72% yoy. Meski negatif, perkembangannya lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun lalu yang tumbuh minus 2,07% yoy.

    Di tengah kontraksi pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia, ada dua sektor prioritas rantai nilai halal atau Halal Value Chain (HVC) yang mampu tumbuh positif meski tingkat pertumbuhannya melambat.

    “Sektor pertanian mampu tumbuh 1,85% yoy dan sektor makanan halal tumbuh 1,58% yoy. Pertumbuhan kedua sektor ini bisa menahan kontraksi pertumbuhan sektor prioritas HVC lebih dalam,” tulis BI dalam Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah (LEKSI) 2020.

  • Bank,  Ekonomi Syariah

    Ini strategi Bank Syariah Indonesia mengejar Malaysia, masuk 10 bank besar di global

    KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Meski tertinggal dengan Malaysia, Menteri Badan Usaha Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) akan berupaya keras mengejar target masuk 10 besar bank syariah dunia di tahun 2025.

    Ini artinya, bank syariah hasil penggabungan usaha bank syariah milik pemerintah yakni BNI Syariah, BRI Syariah serta Bank Mandiri Syariah hanya punya waktu 4 tahun untuk mengejar target tersebut. 

    Saat ini, bank syariah terbesar dunia adalah Al Rajhi Bank (Arab Saudi) dengan aset Rp 1.370 triliun. Di posisi kedua Dubai Islamic Bank dengan aset Rp 847 triliun, Ketiga Kuawai Finance dengan aset Rp 819 triliun, keempat Maybank Islamic dengan aset Rp 762 triliun.

    Urutan kelima adalah  Qatar Islamic Bank (Qatar) dengan aset Rp593 triliun. Lalu, keenam, Abu Dhabi Islamic Bank (UEA) dengan aset Rp 480 triliun.

  • Ekonomi Syariah

    Sri Mulyani Klaim Keuangan Syariah Lebih Stabil Saat Pandemi

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan kinerja industri keuangan syariah lebih stabil dari konvensional di tengah pandemi virus corona. Bahkan, industri keuangan syariah berhasil tetap tumbuh positif di tengah wabah.

    Ani, sapaan akrabnya mengatakan hal ini terjadi khususnya pada kinerja industri perbankan yang tercermin dari fungsi intermediasi para bank syariah.

    “Intermediasi perbankan nasional yang cenderung mengalami penurunan, namun kinerja perbankan syariah justru stabil dan tumbuh lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional,” ungkap Ani di Sharia Business and Academic Sinergy (SBAS) 2020 secara virtual, Selasa (29/12).

  • Ekonomi Syariah

    Bank Syariah Indonesia Bidik Porsi Pembiayaan UMKM 23 Persen pada 2021

    Bisnis.com, JAKARTA – Bank hasil penggabungan, PT Bank Syariah Indonesia Tbk., akan melanjutkan komitmen bank asal merger dalam memajukkan UMKM.

    Proses merger bank melibatkan PT Bank BRIsyariah Tbk., PT Bank BNI Syariah, dan PT Bank Syariah Mandiri, di mana BRIsyariah menjadi bank penerima penggabungan. Merger direncanakan efektif pada 1 Februari 2021.

    Bank Syariah Indonesia menargetkan porsi pembiayaan UMKM mencapai 23 persen dari total pembiayaan pada Desember 2021. Proyeksi dana yang disalurkan untuk UMKM mencapai Rp53,83 triliun.

  • Ekonomi Syariah

    Punya potensi besar, Rabu Hijrah dorong RUU Ekonomi Syariah segera masuk Prolegnas

    KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Sebagai sektor yang sudah hadir di Indonesia sejak 1991, ekonomi Syariah telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional. Namun demikian, sampai hari ini, perangkat regulasi perundang-undangan yang mengatur hal tersebut masih terbatas.

    Padahal, Indonesia merupakan negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan memiliki potensi ekonomi Syariah yang sangat besar pula. Hal ini didukung dengan jumlah penduduk Muslim di Indonesia yang terbesar di dunia, yaitu 87% dari total 267 juta jiwa.

  • Ekonomi Syariah

    Merger Bank Syariah BUMN Pakai Nama Bank Syariah Indonesia

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Hasil penggabungan atau merger bank syariah BUMN akan bernama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Nantinya, nama baru tersebut akan digunakan oleh PT Bank BRI Syariah Tbk selaku pihak yang menerima penggabungan.

    Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN Hery Gunardi mengatakan bank hasil merger tetap berstatus perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham BRIS.

    “Kehadiran Bank Syariah Indonesia akan menjadi tonggak kebangkitan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia,” katanya dikutip dari Antara, Kamis (11/12).

  • Ekonomi Syariah

    Sri Mulyani: Syariah Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ekonomi syariah bisa menjadi sumber pertumbuhan baru dan mempercepat pemulihan ekonomi bagi Indonesia. Khususnya dari tekanan ekonomi akibat pandemi virus corona atau covid-19. 

    “Ekonomi syariah mampu menjadi sumber baru pertumbuhan ekonomi nasional dan menjawab berbagai tantangan di dalam dinamika perekonomian nasional,” ujar Ani, sapaan akrabnya, di acara Indonesia Menuju Pusat Produsen Halal Dunia yang diselenggarakan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sabtu (24/10). 

    Menurutnya, sumber pertumbuhan baru bisa diberikan oleh sektor ekonomi syariah karena memiliki potensi dan keunikan. Hal ini tercermin dari posisi Indonesia sebagai lima besar negara produsen produk halal di dunia. 

  • Ekonomi Syariah

    Sektor Keuangan Syariah Diklaim Lebih Tahan Pandemi

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Sektor keuangan syariah diklaim memiliki ketahanan lebih baik dibandingkan konvensional selama pandemi covid-19.

    Pendiri PT Karim Consulting Indonesia Adiwarman Karim mengatakan mengatakan perkembangan sektor keuangan syariah tidak mengenal kondisi ekonomi. Contohnya,kata dia, meskipun ekonomi tengah jatuh akibat pandemi covid-19, pertumbuhan aset bank syariah bisa lebih tinggi dibandingkan bank konvensional.

    “Itu (pertumbuhan aset) dua kali lipat lebih baik (aset bank syariah tumbuh) 9,93 persen, konvensional hanya 5 persen. Jadi kalau keadaan sedang susah kita better daripada konvensional, tapi kalau keadaan lagi bagus kurang lebih bisa imbangi konvensional,” ujarnya dalam acara Best Syariah 2020, Selasa (20/10).

  • Ekonomi Syariah

    Ekonomi Syariah Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Saat Corona

    Jakarta, CNN Indonesia — 

    Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng mengatakan ekonomi syariah diharapkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di tengah pandemi covid-19. Ini sejalan dengan tujuan Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah global.

    “Utamanya tengah pandemi dan ekonomi global melambat, kita harus melakukan transformasi pemikiran agar menghasilkan strategi komprehensif sehingga ekonomi dan keuangan syariah bisa menjadi sumber ekonomi baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya dalam High Level Seminar on Halal Lifestyle, Jumat (2/10).

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image