Bank

Informasi Seputar Bank

  • Bank

    Selain kebijakan suku bunga, ini 10 racikan kebijakan BI untuk dorong perekonomian

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan alias BI 7 days reverse repo rate dalam Rapat Dewan Gubernur BI Oktober 2021 di level 3,50%. 

    BI juga menahan suku bunga deposit facility sebesar di level 2,75% dan suku bunga lending facility di level 4,25%.

    Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengungkapkan, ini sejalan dengan perlunya bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan sistem keuangan karena ketidakpastian di pasar keuangan global.

    “Juga di tengah perkiraan inflasi yang rendah, serta upaya kami dalam mendukung pemulihan pertumbuhan ekonomi di tengah Covid-19.,” ujar Perry, Selasa (19/10). 

  • Bank

    Perbankan syariah sukses mencatatkan kinerja positif di tengah pandemi Covid-19

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Di tengah pandemi, perbankan syariah sukses mencatatkan kinerja positif. Hal ini terlihat peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan pembiayaan yang disalurkan kepada masyarakat.

    Direktur Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah OJK, Nyimas Rohmah menyebutkan, pangsa pasar keuangan syariah hampir mencapai Rp 2.000 triliun pada Juli 2021. Nilai itu di luar saham syariah. 

    “Angka itu market share sebesar 10,11% dari total industri keuangan nasional. Sementara itu jika dilihat dari sisi industri perbankan sendiri maka angka market share-nya baru mencapai 6,59%,” kata Nyimas, dalam Virtual Seminar Perbankan Syariah yang digelar LPPI, Kamis (14/10).

  • Bank

    OJK siapkan sistem penilaian untuk menentukan kelayakan bank digital

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA.  Saat ini sudah banyak bank di Tanah Air yang mengklaim diri sebagai bank digital, mulai dari kelompok bank besar hingga bank-bank kecil. Klaim itu seiring dengan peluncuran layanan-layanan digital yang dilakukan.

    Hal ini muncul lantaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak akan mengeluarkan lisensi khusus sebagai bank digital kepada perbankan yang mentransformasikan layanannya dari trandisional ke digital. Dalam aturan OJK, jenis bank hanya ditetapkan dua yakni bank umum dan  bank perkreditan rakyat (BPR). 

  • Bank

    Kembangkan digitalisasi, BSI perkuat layanan e-channel

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) terus mengembangkan inovasi dan digitalisasi produk untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah dan masyarakat Indonesia.

    BSI Mobile misalnya, akan menjadi salah satu aplikasi perbankan terlengkap untuk melayani seluruh kebutuhan nasabah baik kebutuhan finansial, sosial maupun spiritual.

    Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, saat ini pihaknya sudah memperkuat e-channel untuk melayani transaksi nasabah yang sejalan dengan perkembangan teknologi. Dengan begitu, masyarakat lebih memilih bertransaksi mobil ketimbang datang ke cabang.

  • Bank

    Bankir optimistis kredit UMKM masih bisa menggeliat hingga penghujung tahun 2021

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati pertumbuhan kredit perbankan masih ditopang oleh kredit konsumer dan kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso bilang kredit segmen ini tumbuh 1,93% year on year (yoy) per Juli 2021 menjadi Rp 1.100,4 triliun.

    Ia berharap pertumbuhan kredit UMKM bisa mendorong pertumbuhan kredit korporasi ke depannya. Utamanya, bagi korporasi terkait pariwisata, hotel, dan penerbangan yang masih terdampak karena pengetatan mobilitas. 

    PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) mencatatkan kredit UMKM hingga akhir Agustus 2021 tercatat tumbuh positif. Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto bilang penopang utama pertumbuhannya masih pada segmen mikro yang mampu tumbuh 15,5% yoy.

  • Bank

    Pasar keuangan dalam negeri cetak rekor, bisnis sekuritas banjir rejeki

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Pasar keuangan khususnya pasar saham di dalam negeri kembali menggeliat di tahun ini. Hal tersebut terlihat dari jumlah nilai emisi untuk penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) dan rights issue yang mencapai rekor anyar.

    Alhasil, perusahaan sekuritas pun turut kecipratan berkah. Bahkan beberapa perusahaan di sektor ini mencatatkan kinerja positif di tahun 2021.

    Misalnya saja, Mirae Asset Sekuritas Indonesia, yang hingga 16 September secara year-to-date (ydt) telah mencatatkan nilai transaksi mencapai Rp 503,8 triliun. Dengan capaian tersebut, perusahaan ini memiliki pangsa pasar sebesar 11,1%.

  • Bank

    Ekonom: Rupiah digital belum jadi urgensi dalam waktu dekat

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memang memiliki asa untuk menerbitkan rupiah digital atau central bank digital currency (CBDC), untuk memfasilitasi akselerasi ekonomi digital dalam negeri. 

    Sayangnya, hingga kini bank sentral masih belum bisa mengkonfirmasi kapan CBDC akan diluncurkan. Namun, BI menegaskan hingga kini masih terus melakukan riset mendalam terkait penerapan CBDC. 

    Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky mengapresiasi upaya ini, mengingat digitalisasi memang berkembang pesat termasuk dalam sistem pembayaran. Hanya, ia melihat belum adanya urgensi dalam menerapkan CBDC dalam waktu dekat. 

  • Bank

    Era bank digital, penjahat siber semakin mengincar pengguna mobile banking

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank digital semakin euforia. Para pemain bank digital selalu mengklaim paling canggih dan selalu menyebut mengutamakan kepentingan nasabah. 

    Tapi di balik itu ada ancaman menakutkan dan jarang menjadi pembicara pemain bank digital tersebut. Ancaman itu terungkap laporan Kaspersky  ancaman seluler untuk kuartal II 2021 di  Asia Tenggara. Perusahaan keamanan siber global itu memantau peningkatan 60% serangan trojan mobile banking berbahaya yang terdeteksi dan diblokir di wilayah tersebut.

  • Bank

    Bankir tunggu panduan siber untuk perbankan yang akan dirilis OJK

    KONTAN.CO.ID –   JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun bakal merilis panduan siber bagi perbankan seiring berkembangnya bank digital. Panduan siber ini penting agar terhindar dari kebocoran data nasabah dan kejahatan siber lainnya.

    Direktur Utama BCA Digital Lanny Budiati menunggu aturan tersebut resmi diberlakukan, sehingga pihaknya bisa mengikuti dengan seksama pengaturan-pengaturan yang perlu dipatuhi.

    “Perkembangan teknologi saat ini perlu diikuti dengan pemahaman yang baik akan keamanan, perlindungan data dan informasi pribadi. Menerapkan teknologi dengan keamanan terbaru dan berlapis merupakan tanggung jawab penyedia layanan keuangan, namun faktor keamanan ini juga perlu didukung oleh penggunanya,” terang Lanny kepada Kontan.co.id, Kamis (9/9).

  • Bank

    Peringati Hari Pelanggan, BSI perkuat layanan melalui transformasi digital

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Peringati Hari Pelanggan Nasional, PT Bank Syariah Indonesia Tbk hadir dengan semangat Ultimate Service sebagai transformasi layanan digital. 

    Direktur Sales dan Distribusi BSI Anton Sukarna mengatakan, layanan yang terbaik akan membangun loyalitas nasabah.

    “Kami mengapresiasi seluruh nasabah dan masyarakat yang terus mendukung proses migrasi menjadi nasabah BSI dengan mengaktifkan rekening melalui BSI Mobile. Kami berharap, BSI menjadi sahabat finansial dan spiritual dengan tetap menjaga nasabah di masa PPKM ini,” tutur Anton dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/9).

    Pengembangan ekosistem digital produk dan fitur BSI Mobile akan terus dilanjutkan, dalam waktu dekat diharapkan BSI Mobile dapat dimanfaatkan nasabah dan masyarakat luas untuk mengakses pembiayaan. 

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image