• OJK

    OJK Mencatat Simpanan Perbankan pada 2021 Meningkat 12,21%

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Jumlah simpanan nasabah perbankan meningkat pesat selama pandemi Covid-19. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) di industri perbankan pada 2021. 

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan, DPK perbankan mencapai Rp 7.480 triliun pada Desember 2021. Nilai itu meningkat hingga 12,21% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp 6.665 triliun.

    Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, mengatakan, pertumbuhan itu sejalan dengan peningkatan kredit sebesar 5,24% year on year (yoy) selama 2021. Setelah tahun sebelumnya, sempat terkontraksi -2,41% yoy.

    “Risiko kredit juga terkendali terlihat dari rasio non performing loan (NPL) pada level 3% dan cenderung turun dari tahun lalu sebesar 3,06%,” kata Wimboh, dalam acara Media Group Network Summit 2022, Kamis (27/1).

  • Bank

    Teknologi Metaverse Akan Makin Banyak Dimanfaatkan Perbankan Global

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Teknologi metaverse juga bisa dimanfaatkan perbankan dalam meningkatkan layanan di era digital. Sebab bisa memengaruhi interaksi bank dengan nasabah. 

    Co-Founder dan Chief Editor digitalbank.id Safaruddin Husada menyatakan, saat ini sudah banyak bank di luar negeri mulai dari KB Kookmin Bank, Industrial Bank of Korea, NH Nonghyup dan Hana Bank menyatakan masuk ke metaverse untuk meningkatkan layanannya pada nasabah. 

    Kemudian Bank of America, BNP Paribas lalu Bank of Kuwait dan terakhir Mecrobank di Swedia. Sedangkan di Indonesia, perbankan masih melihat metaverse sebagai hype semata. 

  • Makro

    BI Mulai Tapering, Ekonom Mengukur Dampaknya Terhadap Likuiditas

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) akan mulai mengurangi penambahan likuiditas (tapering off) pada akhir kuartal I-2022. Langkah tapering off pertama kali dilakukan dengan menaikkan Giro Wajib Minimum (GWM). 

    Menurut hitungan bank sentral, kebijakan ini bakal menyedot kurang lebih Rp 200 triliun likuiditas dari perbankan. 

    Meski begitu, kepala ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai, langkah bank sentral ini tidak akan menganggu ketersediaan likuiditas perbankan.

    Ia menilai, likuiditas di perbankan masih cukup. Apalagi, pada tahun lalu BI sudah mengucurkan likuiditas bahkan hingga Rp 350 triliun. 

  • Makro

    Normalisasi Mobilitas Masyarakat Tekan Pertumbuhan Penjualan E-Commerce

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, nilai transaksi e-commerce di sepanjang tahun 2021 sebesar Rp 401 triliun atau baru 99,50% dari perkiraan BI yang sebesar Rp 403 triliun.

    Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, realisasi tersebut seiring dengan mobilitas masyarakat yang kembali normal pada tahun lalu.

    “Mobilitas masyarakat yang kembali normal membuat sebagian kembali berbelanja secara offline di toko ritel,” ujar Bhima kepada Kontan.co.id, Minggu (23/1).

    Selain itu, Bhima juga menduga adanya penurunan minat pembelian secara daring seiring dengan terbatasnya promo atau potongan harga di platform e-commerce.

  • Makro

    Berikut Sederet Kebijakan Makroprudensial yang Disiapkan Bank Sentral Pada Tahun Ini

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) masih akan memperkuat kebijakan makroprudensial akomodatif pada tahun 2022 untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. 

    “Kami akan meningkatkan kredit/pembiayaan perbankan kepada dunia usaha untuk mendukung pemulihan ekonomi,” tutur Gubernur BI Perry Warjiyo dalam pembacaan hasil RDG BI Januari 2022, seperti dikutip dari keterangan resminya Kamis (20/1).

    Perry merinci beberapa kebijakan makroprudensial akomodatif yang disiapkan otoritas moneter pada tahun ini. 

    Pertama, pemberian insentif bagi bank-bank yang menyalurkan kredit/pembiayaan kepada sektor prioritas dan pembiayaan inklusif dan/atau bank-bank yang memenuhi target Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM).

  • Finansial

    3 Cara Melaporkan Pinjol Ilegal yang Wajib Diketahui Masyarakat

    KONTAN.CO.ID – Jakarta. Ada sejumlah cara melaporkan pinjol ilegal atau pinjaman online ilegal. Pinjaman online ilegal atau pinjol ilegal kini masih merugikan masyarakat. Ada sejumlah modus yang digunakan pinjol ilegal untuk menjerat masyarakat agar menggunakan jasa mereka. 

    Beberapa modus tersebut di antaranya adalah melakukan penawaran menggunakan SMS atau WhatsApp. 

    Lantas, ada pula yang pinjol ilegal yang mengiklankan produknya dengan nama yang mirip dengan financial technology (fintech) lending legal. 

    Bahkan, ada pinjol yang menjerat korbannya dengan langsung melakukan transfer uang ke rekening korban. Padahal korban tidak pernah meminjam dana pada pinjol ilegal tersebut. 

  • Bank

    Ini 7 Strategi BSI Dorongan Perkembangan Bank Syariah

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus melakukan akselerasi dan inovasi untuk memperkuat pondasi bank syariah. Tujuh kunci akselerasi akan dibangun BSI dengan berbagai aspek yang saling berkesinambungan. 

    Hal ini disampaikan Wakil Direktur Utama 2 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Abdullah Firman Wibowo pada Seminar Nasional “Peluang dan Tantangan Ekonomi Syariah Pasca Pandemi Pada Tahun 2022” yang diselenggarakan BSI bersama Universitas Muhammadiyah Tangerang dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI). 

  • Pajak

    19 Hari Tax Amnesty Jilid II, Harta yang Diungkap Tembus Rp 3,8 Triliun

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Pemerintah memperoleh pajak penghasilan (PPh) sebesar Rp 432,34 miliar setelah 19 hari pelaksanaan program pengungkapan sukarela atau PPS.

    Berdasarkan data di situs pajak.go.id/pps Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan, hingga Rabu (19/1), terdapat 5.674 wajib pajak yang mendaftar program PPS.

    Selain itu, terdapat juga 6.152 surat keterangan dari seluruh peserta sejak PPS yang berlaku pada 1 Januari 2022.

    Kemudian, total nilai harta bersih para peserta sejauh ini telah mencapai Rp 3,86 triliun. Adapun deklarasi dari dalam negeri sebesar Rp 3,05 triliun.

  • Berita

    Pemerintah Putuskan Tidak Buka Seleksi CPNS di Tahun Ini, Simak Penjelasannya

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah tidak akan membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada tahun ini. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo.

    Meski begitu, pemerintah masih akan merekrut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2022.

    Keputusan rekrutmen PPPK pada tahun ini telah diatur melalui Surat Menteri PANRB No. B/1161/M.SM.01.00/2021 tertanggal 27 Juli 2021, perihal Pengadaan ASN Tahun 2022.

    Adapun seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) 2022 akan difokuskan untuk merekrut tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga penyuluh.

  • Makro

    Ajak Masyarakat Ikut Tax Amnesty Jilid II, Dirjen Pajak Sebar Surat Elektronik

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengirim surat elektronik atau electronic mail (e-mail) yang berisi pengingat bagi wajib pajak (WP) yang ingin ikut program pengungkapan sukarela (PPS) atau tax amnesty jilid II. 

    Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo dalam e-mail tersebut menyebutkan, pemerintah memberikan kesempatan bagi wajib pajak untuk mengikuti PPS.  “Pemerintah memberikan kesempatan sebesar-besarnya bagi seluruh WP untuk dapat mengungkapkan kewajiban perpajakannya yang belum dipenuhi melalui PPS,” tulis Suryo dalam e-mail yang juga diterima Kontan.co.id, Selasa (18/1). 

    Suryo menjelaskan, program ini dilaksanakan dalam jangka waktu enam bulan. Terhitung sejak awal tahun 2022 atau sejak tanggal 1 Januari 2022 hingga 30 Juni 2022. 

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image