• Makro

    Kinerja ekonomi melambat, lampu merah bagi beban bunga utang Indonesia

    KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) mempertahankan peringkat utang atau sovereign credit rating Indonesia pada outlook negatif. 

    Seperti yang kita ketahui, S&P pada 17 April 2020 mempertahankan peringkat utang Indonesia pada BBB dan merevisi outlook dari stabil menjadi negatif. Kemudian, pada 22 April 2021, S&P mempertahankan outlook negatif, dan kini lembaga tersebut tetap mempertahankannya.

    Economist Asia-Pacific S&P Global Ratings Vishrut Rana menjelaskan, hal ini tak lepas dari peningkatan kasus Covid-19 yang menekan kinerja perekonomian. 

    S&P sendiri memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini hanya sebesar 3,4%, atau lebih rendah dari prediksi sebelumnya yang sebesar 4,5%. 

Kunjungi Kami www.kjaanditagunawan.com
Stay tuned 
close-image